Pertanyaan Yang Sering Diajukan (FAQ)


Baru-baru ini saya mendapat banyak pertanyaan mengenai Bahasa Thai, pertanyaan-pertanyaan tersebut kebanyakan serupa, maka akan lebih baik jika saya rangkum pertanyaan tersebut kedalam artikel ini. Jika ada yang ingin ditanyakan bisa langsung tinggalkan komentar.




FAQ

Abjad Thailand Seperti Apa? 

Bahasa Thai tidak menggunakan sistem abjad a, b, c, d, tetapi menggunakan sistem konsonan dan vokal. 

Konsonan? Vokal? Apa itu? 


Konsonan adalah huruf mati yang bunyinya terhalang sesuatu di mulut yang bunyinya selain huruf vokal (a, i, u, e, o) seperti K, B, J, T, dst. 

Huruf vokal adalah bunyi a, i, u, e, o, jika dalam bahasa arab itu seperti kasrah, dhammah dan fathah. Selain vokal dasar masih ada lagi, misalnya diftong (vokal gabungan); ua, iau, eua, dst. 

Kenapa Huruf-Hurufnya Banyak Yang Berbunyi Sama Dan Berbeda Bentuk Serta Terdiri Dari Beberapa Kelas? 


Jawabannya ada di: https://www.fakhri.id/2017/03/kelas-konsonan.html

Bagaimana Caranya Menulis Kata?


Walaupun banyak huruf yang mirip dan bunyinya sama, tapi kita tidak bisa menulis kata dengan sembarang konsonan, sebagai contoh kata คะ (khá) tidak bisa ditulis dengan menggunakan huruf "Kh" ข (kelas tinggi) menjadi ขะ (khà). Yang terjadi adalah nada dan arti yang dihasilkan berbeda bahkan tidak memiliki arti. Analoginya seperti kata "Fanta" tidak bisa ditulis menjadi "Vanta". 

Kenapa Bahasa Thai Kata Yang Ditulis Dengan Yang Dibaca Berbeda?


Sebenarnya sama, mungkin karena kamu pernah baca di situs lain ada yang menulis "ruk" = cinta itu sebenarnya dibacanya "rak", begitu juga sawaddee itu dibacanya "sawaddii". Itu karena penulisan seperti itu menggunakan ejaan gaya Bahasa Inggris yang mengubah huruf U dibaca A dan huruf E dibaca i. 

Sawasdee/Sawaddee/Sawatdii? 


Pada dasarnya semua benar, penjelasan lebih lengkap ada di: https://www.fakhri.id/2015/09/sawatdii-khrap-atau-sawaddee-khab.html

Bagaimana Cara Menggunakan "khrap" Dan "kha"? 


Digunakan berdasarkan jenis kelamin pembicara bukan pendegar.
Khrap khusus digunakan untuk cowok. Kha khusus digunakan untuk cewek. Contoh:
Adi: Sawatdii khrap! Ani: Sawatdii kha.
Khrap dan kha gak bisa diartikan secara pasti, selain penggunaannya sebagai partikel kesopanan bagi si pembicara, bisa juga digunakan sebagai statement "iya" atau "oke". 

Saya Sering Mendengar Kata "Na" Di Akhir Kalimat Artinya Apa? 

Tidak ada artinya, hanya sebagai pelembut dan kesopanan saja, rasanya seperti kita menambahkan kata "yaa.." di kata "terima kasih". "Terima kasih yaa.."

Bagaimana Jika Ingin Memanggil Seseorang? 


Memanggil orang yang lebih muda dari kita panggil dengan sebutan "nong". Memanggil yang sebaya "khun".  

Memanggil yang lebih tua dari kita "phii". Memanggil ibu-ibu "paa". Memanggil bapak-bapak "lung". 

ตลก Kenapa Dibacanya "talok" Kenapa Bukan "tolok"? 


Ada yang namanya vokal turunan/vokal tak terlihat, kamu bisa baca di artikel ini  https://www.fakhri.id/2017/07/vokal-tak-terlihat.html


Kenapa Vokal "ai" Ada 2? ไ Dan ใ


Vokal ใ hanya bisa digunakan untuk 20 kata khusus, selengkapnya lihat di https://www.fakhri.id/2016/12/perbedaan-vokal-ai.html

Muhamad Fakhri
Muhamad Fakhri Being rich is not about how much you have, but how much you can give.

12 komentar untuk "Pertanyaan Yang Sering Diajukan (FAQ)"

Posting Komentar

Berlangganan via Email